PENGARUH FUNGSI KOORDINASI PENGAWASAN MELALUI TELAAH SEJAWAT INTERNAL TERHADAP KUALITAS HASIL PENGAWASAN PADA INSPEKTORAT DAERAH KOTA CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.46730/jiana.v22i3.8328Abstrak
Telaah sejawat internal merupakan salah satu instrumen koordinasi pengawasan yang memiliki fungsi penting dalam mewujudkan peningkatan kualitas hasil pengawasan pada instansi pemerintah daerah. Telaah sejawat tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme evaluasi dokumen pengawasan, tetapi juga sarana pembinaan terhadap auditor dan APIP untuk memastikan bahwa setiap proses dan tahapan pengawasan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan maupun standar audit intern pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh telaah sejawat internal sebagai bagian dari fungsi koordinasi pengawasan terhadap kualitas hasil pengawasan pada Inspektorat Daerah Kota Cirebon.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Inspektorat Daerah Kota Cirebon yang terlibat dalam kegiatan pengawasan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner serta dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, dan uji signifikansi. Variabel telaah sejawat diukur melalui indikator kompetensi auditor, mekanisme review dokumen, koordinasi antarunit pengawasan, dan efektivitas komunikasi audit. Sementara variabel kualitas hasil pengawasan diukur melalui indikator akurasi temuan, kepatuhan ketentuan audit, ketepatan rekomendasi, dan efektivitas tindak lanjut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi telaah sejawat internal berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kualitas hasil pengawasan. Hal ini ditunjukkan melalui temuan regresi linier sederhana yang menyatakan bahwa peningkatan kinerja telaah sejawat akan meningkatkan kualitas hasil pengawasan pada Inspektorat. Telaah sejawat internal terbukti memberikan kontribusi dalam meningkatkan profesionalisme auditor, memperkuat kualitas rekomendasi pengawasan, serta meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan pengawasan. Temuan ini memberikan implikasi bahwa telaah sejawat perlu terus dioptimalkan sebagai bagian integral dari sistem pengawasan intern pemerintah daerah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.

Jurnal Ilmu Administrasi Publik is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.